Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI)
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pusat Layanan Kerjasama
Internasional (PLKI)
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi Selenggarakan Sosialisasi Untuk Mahasiswa Internasional Asal Malaysia

Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi kembali menggelar sosialisasi untuk mahasiswa internasional asal Malaysia, Jumat (09/05/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh serta menjaring calon mahasiswa baru dari Malaysia. Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan kampus mitra Malaysia, antara lain College Assofa, IBDAS, dan Unifield. Dari pihak UIN STS Jambi hadir Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional (PLKI) Dr. Dion Ginanto, Kepala Bidang Kerja Sama Ali Ubay, serta pengurus persatuan mahasiswa Malaysia di kampus.

Kegiatan yang berlangsung secara daring dan non-formal ini diawali dengan paparan kebijakan penerimaan mahasiswa baru oleh Ali Ubay. Ia menjelaskan persyaratan administrasi serta kebijakan visa dan izin tinggal di Indonesia. Meskipun terdapat penyesuaian tarif visa dan izin tinggal yang mengalami kenaikan, seluruh proses perizinan kini lebih mudah karena dapat dilakukan secara online.

Selanjutnya, Dr. Dion Ginanto menyampaikan laporan terkait perkembangan mahasiswa asal Malaysia dan Pattani yang tengah menempuh studi di UIN STS Jambi. “Mahasiswa asal Malaysia dalam kondisi baik secara fisik dan mental, memiliki prestasi akademik yang memuaskan, dan aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan PLKI, seperti cultural trip, silaturahmi, serta program internal mereka sendiri,” ujar Dr. Ginanto.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Amirulhakim, perwakilan College Assofa, Malaysia. Ia menyampaikan apresiasi atas sosialisasi yang terselenggara, karena memberikan informasi lengkap mengenai sistem akademik UIN STS Jambi. Pembukaan pendaftaran lebih awal di bulan Mei memudahkan pihak kampus mitra menyosialisasikan informasi kepada calon mahasiswa di Malaysia. Mayoritas mahasiswa internasional yang menempuh studi di UIN Jambi adalah mahasiswa transfer dari program D3 untuk melanjutkan S1.

Ustaz Amirul Hakim juga menekankan pentingnya transparansi mengenai mata kuliah yang harus diambil oleh mahasiswa transfer. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa mengetahui jumlah courses yang harus dipenuhi sejak awal, sehingga tidak mengalami kendala saat mengajukan skripsi di kemudian hari. Menanggapi hal ini, Dr. Dion Ginanto memastikan pihak PLKI akan melakukan advokasi kepada program studi terkait agar daftar mata kuliah yang wajib diambil dapat disampaikan secara resmi melalui surat, sehingga tetap berlaku meski terjadi pergantian pejabat.

Selain itu, sosialisasi juga membahas kebijakan terbaru mengenai Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dan opsi kelulusan tanpa skripsi. Semua pertanyaan dari pihak kampus mitra Malaysia dijawab secara jelas dan komprehensif oleh Dion Ginanto dan Ali Ubay. Amirul Hakim menyatakan puas dan berkomitmen mendorong calon mahasiswa Malaysia untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UIN STS Jambi.

Kegiatan ini menjadi langkah penting UIN STS Jambi dalam memperkuat jejaring internasional, mendukung proses akademik mahasiswa internasional, serta mempromosikan kampus sebagai destinasi pendidikan tinggi Islam yang unggul di Asia Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899