MUARO JAMBI — Mahasiswa internasional UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi menggelar musyawarah perdana menyusul terbentuknya organisasi beberapa bulan lalu. Persatuan Mahasiswa Internasional (PMI) resmi berdiri di bawah supervisi Dr. Masiyan sebagai wadah koordinasi dan pengembangan kegiatan mahasiswa asing di lingkungan kampus.
Pada awal pembentukan, Khairul Asfani bin Bakeri terpilih sebagai ketua PMI. Namun, dalam perjalanannya, ia menyatakan mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung secara intensif, forum akhirnya menyepakati Muhammad Hisyam bin Mustapa sebagai ketua yang baru. Sementara itu, posisi wakil ketua, sekretaris, dan bendahara tetap diisi oleh pengurus sebelumnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah keputusan strategis turut disepakati. Pertama, pembentukan divisi-divisi guna mendukung pelaksanaan program kerja PMI secara lebih terstruktur. Kedua, penetapan agenda kegiatan terdekat, yakni lomba pidato Bahasa Indonesia, cultural trip, serta penyambutan mahasiswa internasional baru. Ketiga, rencana tindak lanjut berupa pelantikan kepengurusan dalam waktu dekat.

Kegiatan ini turut dihadiri penasihat PMI yang juga Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional (PLKI), Dion Ginanto, staf PLKI Nelfice, serta perwakilan mahasiswa internasional asal Malaysia dan Pattani.
Dion Ginanto menyampaikan harapannya agar keberadaan PMI dapat memberikan kontribusi positif bagi dinamika kampus. Ia menilai aktivitas mahasiswa internasional berpotensi menjadi inspirasi bagi mahasiswa lokal sekaligus menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri.