MUARO JAMBI — Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi sukses menyelenggarakan kegiatan pengenalan dan orientasi khusus bagi mahasiswa internasional asal Malaysia dan Thailand. Kegiatan yang berlangsung di Amphiteater Lantai 4 Gedung Rektorat ini menjadi bentuk penyambutan resmi bagi mahasiswa asing yang tidak mengikuti rangkaian PBAK reguler.
Sebanyak 29 mahasiswa internasional mengikuti orientasi tersebut, terdiri atas 27 mahasiswa asal Malaysia dan dua mahasiswa asal Thailand. Mereka tersebar di tiga fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Fakultas Syariah (FSY), serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA).
Koordinator Pusat Layanan Kerja Sama Internasional (PLKI), Dion Ginanto, melaporkan bahwa para mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah program studi dengan rincian sebagai berikut:

Dalam sambutannya yang diawali dengan pantun, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan harapannya agar mahasiswa internasional dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan akademik maupun sosial kemasyarakatan.
Ia mendorong mahasiswa untuk membaur dengan mahasiswa lokal, menjalin komunikasi yang baik dengan dosen dan tenaga kependidikan, serta beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Sementara itu, Amirul Hakim, dosen dari College Assofa Malaysia, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa internasional dalam berbagai kegiatan kampus, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia juga menyampaikan bahwa proses kerja sama, termasuk nota kesepahaman (MoU) dan mekanisme transfer kredit, sejauh ini berjalan dengan baik, meski terdapat beberapa program studi yang baru menerima mahasiswa transfer dari Malaysia.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UIN STS Jambi dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi serta membangun atmosfer akademik yang inklusif, adaptif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman serta budaya lokal.